You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Ingin Kemudahan Aplikasi Bagi Warga
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Ingin Kemudahan Aplikasi Bagi Warga

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berharap sistem aplikasi Smart City bisa memudahkan warga berpartisipasi mengawasi kinerja pejabat.

Aplikasi mesti yang gampang dan mudah dipakai. Sehingga pejabat publik mau curang jadi susah, karena bisa diawasi

Dengan adanya pengawasan dari masyarakat lewat kemudahan penggunaan aplikasi Smart City, lanjut Basuki, pejabat publik jadi sulit melakukan kecurangan.

‎"Aplikasi mesti yang gampang dan mudah dipakai. Sehingga pejabat publik mau curang, korupsi jadi susah, karena bisa diawasi," ujar Basuki, setelah mendengarkan paparan dari sejumlah perusahaan Informasi Teknologi (IT) dan provider mengenai sistem aplikasi Smart City di ruang rapat Wakil Gubernur di Balai Kota, Kamis (26/11).

Smart City Efektif Pantau Kinerja Lurah & Camat

Ditambahkan Basuki, Jakarta dapat sejajar dengan kota-kota besar lain di dunia  dengan memberikan kemudahan terhadap warga melalui aplikasi.

"Kita ingin Jakarta tidak kalah di tingkat dunia sama kota-kota yang lain," kata Basuki.

Basuki juga menginginkan, Smart City ke depan dapat membuat pelayanan di Ibukota dengan paperless sehingga tidak membutuhkan banyak kertas. 

"Dengan membuat paperless, kita ga usah banyak pakai kertas,"‎ tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati